Blog Jarvis Store

Berita, Tips, dan Informasi menarik seputar dunia e-commerce

Promosi Bisnis Lewat Endorsement? Jangan Asal Pilih Influencer


Punya usaha baru dan ingin mulai promosi biar brand dikenal luas? Memilih jasa influencer Instagram bisa jadi salah satu solusinya.

Sesuai namanya nih, influencer Instagram memang paling jago deh dalam urusan mempengaruhi minat hingga gaya konsumsi masyarakat. Coba aja diingat-ingat, pernahkah tergoda membeli sesuatu berkat review influencer Instagram maupun platform lainnya? Maklum aja, zaman sekarang pembeli biasanya lebih percaya pada testimoni seseorang dibanding wording menarik dari sebuah iklan. Benar gak?

Oleh sebab itu para pelaku usaha yang ingin mempromosikan bisnis bisa mulai melirik para influencer yang sesuai produk bisnis mereka. Tapi ingat, memilih influencer gak bisa asal doi terkenal dan banyak followers. Jika tak tepat, brand milikmu bisa jadi taruhannya.

Jika ingin mendapat keuntungan maksimal serta membangun image brand yang baik, influencer, dalam hal ini selebgram yang kamu pilih, setidaknya harus punya 7 kriteria ini.

1. Spesialisasi influencer sesuai dengan produkmu

Tiap influencer umumnya punya spesialisasi di bidangnya masing-masing. Mulai dari traveller, beauty enthusiast, food enthusiast, dan sebagainya. Calon pembeli produk kosmetik pastinya lebih percaya jika direkomendasikan oleh beauty enthusiast kan? Atau masyarakat umumnya cari referensi restoran atau produk makanan dari food enthusiast, dan sebagainya.

Selain spesialisasi, perhatikan juga gaya hidup dan karakteristik influencer. Contohnya, kamu bisa lebih memilih influencer yang baru melahirkan untuk promosi produk-produk bayi.

2. Demografi follower sesuai dengan target pasar

Dalam media sosial, follower adalah penonton sekaligus target pasar. Perhatikanlah mulai dari usia, jenis kelamin, gaya hidup, hingga status ekonomi biar promo yang dilakukan tepat sasaran. Kurang efektif kan kalau kamu mempromosikan pakaian bayi pada followers yang rata-rata masih sekolah?

3. Interaksi dengan followers

Influencer yang interaktif biasanya memiliki follower yang lebih loyal. Mereka mampu membuat follower merasa 'dekat' sehingga para follower lebih mudah menerima rekomendasi yang diberikan.

Selain itu, coba lihat rasio jumlah likes dan komen pada tiap postingan influencer. Percuma jika likes-nya bejibun tapi yang tergerak untuk komentar di bawah hanya puluhan bahkan belasan saja. Lebih baik pilih influencer dengan follower ribuan tapi punya frekuensi interaksi dengan follower cukup sering.

4. Intensitas postingan

Semakin sering selebgram mengunggah postingannya, semakin besar kemungkinan konten promo brand-mu terkubur di bawah. Oleh sebab itu, sebaiknya pilih influencer dengan jumlah maksimal postingan 2-3 per hari.

5. Kualitas konten promosi

Pernahkah melihat caption seragam pada produk tertentu di postingan beberapa artis atau selebgram? Cara promosi seperti itu udah kuno. Netizen sebagai calon konsumen udah pintar membedakan mana konten jualan yang dibuat-buat dan konten yang jujur.

Pilihlah influencer yang kreatif dan gak malas apalagi asal bikin konten. Pilihlah influencer yang mampu menyelipkan promo pada review atau tips yang mereka berikan.

6. Citra diri influencer

Gak semua influencer punya image yang positif di mata masyarakat. Biasanya influencer dengan banyak haters justru punya follower lebih banyak. Tapi hati-hati, citra buruk influencer secara gak langsung akan melekat pada brand yang mereka promosikan. Jadi, jika ingin brand-mu berumur panjang, pilih influencer yang gak pernah tersandung kasus atau sekadar berita miring.

7. Biaya jasa promosi

Udah gak aneh lagi kalau influencer dengan jutaan followers memasang tarif yang cukup tinggi dalam satu kali promosi. Namun, ada pula influencer yang bersedia menerima imbalan berupa jasa atau produk yang ditawarkan.

Jika dana promosi tak terlalu banyak, kamu bisa memilih para micro-influencer. Mereka adalah pemilik akun media sosial dengan followers di angka ribuan. Meski begitu, biasanya mereka cukup aktif dalam berinteraksi dengan para followersnya.

Untuk mendapat jaminan hasil promosi, imbalan yang diberikan juga dapat berupa sistem komisi dari kode promo yang digunakan para followers.

Nah, itulah tips memilih influencer untuk meningkatkan brand awareness sekaligus keuntungan bisnis. Tapi, sebelum promosi jangan lupa pastikan kualitas produk atau jasa yang kamu tawarkan pun punya kualitas yang baik. Selamat mencoba.

SUMBER